Tempat Produksi Kompos Disoal Warga, Ini Tanggapan Kades Jugalajaya

BOGOR,LN – Tempat kegiatan produksi kompos rabuk skala rumahan di Kampung Neglasari yang disoal warga karena menimbulkan bau tak sedap. Akhirnya Kepala Desa Jugalajaya, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Hanipah menanggapi persoalan tersebut.

“Pokoknya apapun bentuk kegiatan yang menganggu dan menimbulkan ketidaknyamanan masyarakat tidak dibenarkan menurut saya,” tegas Kepala Desa Jugalajaya yang akrab disapa Cekim saat dikonfirmasi melalui pesan singkat via WhatsApp, Kamis, (06/05/2021).

Kegiatan pembuatan kompos rabuk yang belum memiliki izin itu di benarkan oleh Kepala Desa Jugalajaya.

Sebelumnya, warga dari Kampung Ngelasari, meminta kepada aparat yang berwenang segera menindak kegiatan produksi kompos rabuk skala rumahan itu.

Hendi (29) selaku warga yang di temui LoginNews menjelaskan, pembuatan rabuk yang berasal dari kotoran ayam dan serpihan gergaji
terus di sekap berapa bulan kemudian untuk menghasilkan kompos rabuk.

“Yang kami sesalkan kenapa pembuatannya ini di pinggir jalan kenapa tidak di atas atau di mana gitu yang tidak terlintasi oleh orang- orang,” jelas Hendi kepada LoginNews, Kamis, (06/05/2021).

Terpisah, Anul selaku Ketua RT 07 menyampaikan bahwa warga sudah tidak kuat dengan adanya kompos ini, mengganggu kenyamanan semua orang, terutama saat melintasi jalan itu.

“Cobalah segera di pindahkan atau di angkut dan jangan bikin kompos di sini lagi kalau bisa pindah, kalau masih begini takutnya warga saya pada demo,” ucap Anul.

Ia berharap agar pihak yang berwenang segera menindak atau menegur.

Terakhir, kata Anul, akses jalan ini setiap hari dilintasi oleh warga, yang mau ke Pasar lewat sini, mau ke Puskesmas lewat sini juga bahkan anak-anak sekolah juga.

Hingga berita ini dimuat LoginNews masih memerlukan verifikasi lebih lanjut yang diupayakan dalam waktu secepatnya. (Cakra)

 

 

You might also like